HOTLINE
Telp./Fax. +62 292 421031 | Posel: dinaskoperasiukmgrobogan@gmail.com

 

Penumbuhan wirausaha baru, melalui sinergitas umkm dengan koperasi. Berupa pelatihan keterampilan kerajinan tangan bertempat di KUD Plongkowati Timur . Kecamatan Godong. Dengan harapan KUD dapat memfasilitasi permodalan bagi umkm serta penyediaan bahan baku dan pemasaran. Berikut video singkat Penumbuhan wirausaha baru KLIK VIDEO

Sumber : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah / Bidang PPK

Kegiatan Peningkatan Peran Koperasi dalam Mendukung Ketahanan Pangan adalah bentuk kegiatan yang sifatnya memberikan fasilitisai bimbingan teknis kepada Petani dalam Pengelolaan Panca Usaha Tani Padi dan Palawija serta praktek pembuatan pupuk kompos dan pakan ternak. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Grobogan yang ditempatkan di  Gedung KUD Wukirahtawu Kec. Grobogan dengan agenda kegiatan penyampaian teori Teori Pengelolalaan Panca Usaha Tani Tanam Padi dan Polowijo. Kegiatan ini dilaksanakan untuk :

promosi umkm bBupati Grobogan Sri Sumarni mengaku cukup bangga dengan banyaknya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Grobogan. Hal itu dilontarkan bupati saat menghadiri penutupan pasar murah di halaman Setda Grobogan, Selasa (20/6/2017).

“Produk-produk yang dihasilkan UMKM dalam pameran ini cukup bagus. Dari kemasannya juga sudah baik dan menarik. Produk ini tampaknya sudah bisa bersaing dengan daerah lainnya,” katanya saat meninjau stand produk UMKM di lokasi pasar murah tersebut.

Bupati menyatakan, meski jumlah pelaku UMKM terus bertambah namun beberapa masalah klasik masih dialami para pengusaha tersebut. Salah satunya adalah soal pemasaran yang dinilai sebagian pengusaha sebagai permasalahan utama.

Menurutnya, jika selama ini masih banyak pelaku usaha yang memasarkan barangnya secara tradisional. Khususnya, pelaku usaha yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah terobosan baru buat pengusaha tersebut agar memasarkan produknya dengan cara-cara yang lain dari biasanya.

sosialisasi KURGROBOGAN - Dinas Koperasi  dan UMKM  Kabupaten Grobogan menyelenggarakan sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR)diikuti pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kabupaten Grobogan dan sekitarnya.Sosialisasi ini diselenggarakan di Gedung Dekopinda,Senin(21/11).

Dinas Koperasi dan UMKM menggandeng dua mitra kerjanya, yakni Bank Jateng dan BRI untuk memaparkan soal KUR dan transaksi elektronik tersebut.Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Srie Etikdyah, mengatakan, kegiatan ini sengaja mereka lakukan untuk lebih mendekatkan pelaku UMKM pada akses permodalan.“Selama ini, banyak pelaku usaha yang terhenti kegiatan usahanya, karena kurang modal. Sehingga ada anekdot di masyarakat, bahwa UKM itu adalah usaha kurang modal,” katanya.

Sementara di lain pihak, banyak pelaku usaha yang tidak tahu atau tidak memiliki akses kepada penyedia modal.“Padahal, sekarang ini BUMN gencar memberi bantuan permodalan ke pelaku usaha. Inilah yang harus diketahui para pelaku UMKM, dan harus dimanfaatkan untuk peningkatan usaha,” kata Etik.

koperasiidysaing sMeski keberadaan koperasi sudah berumur cukup lama namun sejauh ini berbagai permasalahan masih membelit lembaga tersebut. Kondisi itu menyebabkan koperasi kurang bisa bersaing dengan lembaga lainnya, padahal kesempatan untuk maju sangat terbuka. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menghadiri acara jalan sehat dalam rangka Hari Koperasi, Jumat (14/7/2017).

Menurut bupati, permasalahan yang sering dihadapi koperasi adalah masih kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki. Kondisi ini bisa berakibat pada kurangnya kemampuan mengakses pasar, modal dan menjalin kerjasama kemitraan dengan badan usaha lainnya.

”Keterbatasan mengakses potensi-potensi itulah yang menyebabkan koperasi kurang mampu bersaing. Oleh sebab itu, koperasi harus berbenah diri untuk lebih meningkatkan kemampuan SDM yang dimiliki supaya bisa eksis,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, bupati berharap kepada para pengelola koperasi agar memberikan perhatian yang lebih pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dalam hal ini, koperasi diharapkan mau memberikan suntikan modal yang lebih besar pada sektor UMKM ini, melalui koperasi simpan pinjam. Sebab, selama ini para pengusaha UMKM sering terhambat untuk mengembangkan usahanya akibat minimnya modal yang dimiliki.

Kunjungan

Hari ini 267

Yesterday 392

Minggu ini 1120

Bulan ini 7124

Keseluruhan 514078

Currently are 7 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Weblink Terkait

log web grob

logodinkopjateng

log web grob

log web kemenkop

Log web lpdb

 

Go to top

DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN GROBOGAN
Jalan Dr. Soetomo No. 8 Purwodadi, Kab. Grobogan Kode Pos 58111
Telp./Fax. +62 292 421031 | Posel: dinaskoperasiukmgrobogan@gmail.com